Aqsa Ready Mix

OFFICE : Jln. Raya Pabuaran, Komplek Ruko Cikeas Gardenia B15, Gunung Putri, 16966. Bogor, Indonesia. PHONE : 0811 96 80 604.

Menu

Cara Mudah Menghitung Volume Pengecoran

Senin, Desember 5th 2016.

Cara Mudah Menghitung Volume Pengecoran – Proses pembangunan gedung modern saat ini tidak bisa terlepas dari bahan atau material yang bernama beton.

Beton merupakan komponen yang akan membuat bangunan kokoh berdiri hingga puluhan tahun lamanya.

Saat ini, beton bisa diperjualbelikan dengan mudah seperti cor curah yang siap dicetak.

Pembelian cor curah ini harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Menghitung volume pengecoran adalah langkah yang tepat untuk mengetahui berapa kebutuhan cor beton.

Cara Mudah Menghitung Volume Pengecoran

Cara Mudah Menghitung Volume Pengecoran

  • Cara Menghitung Volume Pengecoran Ready Mix

Sebenarnya, tidak terlalu sulit untuk mengetahui berapa volume ring balok serta kolom beton yang dibutuhkan karena tidak jauh berbeda dengan menghitung sebuah volume benda kubus.

Volume tinggal mengalikan panjang, lebar dan tinggi.

Namun, bukan berarti semua orang bisa memahami dengan mudah apalagi jika masih awam.

Coba perhatikan cara menghitung volume pengecoran beton berikut ini untuk mengetahui jumlah volume tiang kolom dan ring balok beton.

  • Menghitung Volume tiang kolom

Untuk menghitung ring balok, rumusnya adalah:

Panjang X (kali) Lebar Depan X (kali) Lebar Samping X (kali) Jumlah Tiang Kolom = (hasilnya) Total Volume.

Contoh

  1. Tinggi: 5 m
  2. Lebar depan: 30 cm
  3. Lebar samping: 25 cm
  4. Jumlah tiang kolom: 5 buah

Maka perhutungannya adalah;

5 m X 0,30 m X 0,25 m X 5 buah = 1,875

Jadi, cor beton yang dibutuhkan untuk tiang kolom beton sebanyak 5 buah adalah 1,875

  • Menghitung Volume ring balok beton

Penghitungan ring balok disesuaikan dengan masing-masing ring balok yang memiliki ukuran panjang serta lebar yang sama.

Maka, jika dak beton yang hendak dicor memiliki bentuk persegi panjang, maka penghitungannya dibagi dua kali.

Namun, jika panjang dan lebar sama, tinggal langsung dihitung saja.

 Rumusnya adalah sbb:

Panjang Tinggi X Lebar X Jumlah Ring Balok = Total Volume

Contoh:

  1. Panjang: 10 m
  2. Lebar: 25 cm
  3. Tinggi: 30 cm
  4. Jumlah ring: 4 buah

Maka cara hitungnya adalah;

10 m x 0,30 m x 0,25 m x 4 buah = 3

Jika terdapat dua bentuk yang dipisah, maka hitung bentuk kedua dengan menggunakan rumus yang sama.

Hasil dari penghitungan volume pengecoran ring balok beton kedua kemudian ditambahkan dengan hasil volume pertama sehingga dapat ditemukan hasil akhir atau total volume yang dibutuhkan.

Rumusnya memang sesederhana itu. Mudah namun tetap memerlukan perhatian.

Dengan demikian, dalam proses pengecoran, jumlah volume serta tipe cor beton memang harus diperhatikan sehingga antara biaya yang dikeluarkan akan sebanding dengan hasil yang diberikan.

Jika proses penghitungan ini dipandang sulit, memang sebaiknya untuk bisa bekerja sama dengan supplier cor beton sehingga jumlah pengecoran cor beton yang dipesan sesuai dengan budget dan jumlah kubikasi yang dibutuhkan.

Beruntungnya, ada banyak perusahaan atau supplier dan distributor cor beton yang siap bekerja sama secara professional dengan kami.

ANDA BISA MENGHUBUNGI :

  • 0813 8079 4463
  • 0787 7474 7228
  • 0858 1426 2072

LIHAT JUGA : CARA MUDAH MENGENAL BETON READYMIX

Rekomendasi Produk Kami

Terlaris
Rp Mulai 690 Juta UP thn 2010
Volume : Bucket 1 - 2M3
Lebar Truk : 3 meter
Tinggi Truk : 4 meter
Terlaris
Rp mulai 870/m3
Volume : 1-7 m3
Lebar Truk : 3 meter
Tinggi Truk : 4 meter
Terlaris
Rp mulai 840/m3
Volume : 1-7 m3
Lebar Truk : 3 meter
Tinggi Truk : 4 meter
Terlaris
Rp mulai 810/m3
Volume : 1-7 m3
Lebar Truk : 3 meter
Tinggi Truk : 4 meter
Terlaris
Rp Mulai 790/m3
Volume : 1-7 m3
Lebar Truk : 3 meter
Tinggi Truk : 4 meter
Terlaris
Rp Mulai 750/m3
Volume : 1-7 m3
Lebar Truk : 3 meter
Tinggi Truk : 4 meter